BREBES, smpantura – Para siswa dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpaksa belajar di ruang kelas yang terendam banjir, Jumat (6/2/2026). Ini terjadi lantaran sekolah mereka kebanjiran, menyusul hujan deras yang mengguyur sejak Kamis malam (5/2/2026).
Dua SDN ini yakni, SDN 1 dan SDN 2 Limbangan Kulon. Meski di tengah kepungan banjir, para siswa ini tetap autusisa untuk belajar. Bahkan, mereka rela belajar dengan melepas sepatu karena lantai kelasnya terendam banjir.
“Sejak dari halaman sekolah, genangan air masih tinggi mencapai 30 sentimeter. Namun kegiatan belajar tetap berjalan di kelas. Ini karena anak-anak sangat antusias belajar di sekolah,” ungkap Kepala SDN 1 Limbangan Kulon Matoyah.
Ia mengatakan, kondisi yang dialami siswanya merupakan kali kedua dalam seminggu terakhir. Padahal pihak sekolah baru selesai membersihkan sisa lumpur bekas genangan sejak Selasa (3/2). Namun kegiatan belajar di sekolahnya kembali terkepung genangan, setelah diguyur hujan sejak Kamis (5/2) malam.
“Akibatnya, 4 ruang kelas, ruang kepala sekolah dan ruang guru masih tergenang,” jelasnya.
Selain semangat belajar, lanjut dia, pihaknya mengaku sangat mengapresiasi semangat peserta didik. Itu karena, semua antusias untuk gotong royong membersihkan sisa lumpur dan genangan. Sehingga, mempercepat pembersihan lumpur yang terbawa genangan mengepung sekolah.
Hal sama di katakan Kepala SDN 2 Limbangan Kulon Suhadi. Menurut dia, hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (5/2) malam membuat genangan kembali mengepung sekolah. Bahkan, rendahnya elevasi dan buruknya drainase membuat lingkungan sekolah kebanjiran.


