”Apalagi kyai kalian seperti Kyai Anang, Kyai Anizar, Kyai Bisri, Kyai Oyong, termasuk ada Syaikh Basyir dari Al-Azhar adalah orang-orang baik, orang yang jujur, orang yang ikhlas. Belajarlah dari beliau-beliau, hormati dan ambillah ilmu dari mereka untuk masa depan kalian,” tegasnya.
Selain kesungguhan dalam belajar, Syaikh Muhammad juga berwasiat kepada santri untuk memperkuat ikhtiar dengan terus berdoa memohon keridhaan Allah. Karena menurut beliau, ilmu yang di peroleh bukan hanya sekedar usaha. Tapi juga taufik dan hidayah dari Allah SWT.
Sebelum acara tausiyah sore itu di tutup, seperti biasa Syaikh Muhammad memberikan cinderamata berupa buku Tafsir Ar-Rahib karya Syaikh Rajab Deeb beserta pakaian mislah. Agenda sore itu kemudian di lanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah yang di pimpin langsung oleh Syaikh Muhammad Rajab. Kemudian di lanjutkan dengan ramah tamah jamuan makan malam di Gedung Rabithah. (**)


