Tegal  

Terhalang Cuaca dan Perizinan, 150 Kapal Nelayan Padati Pelabuhan Tegal

Rekaman kamera pengawas Pelabuhan Kawasan Tegal, sejumlah kapal memadati kolam hingga alur pelabuhan.

TEGAL, smpantura – Ratusan kapal perikanan memadati kolam Pelabuhan Kawasan Tegal, Rabu 7 Januari 2026.

Kondisi ini di picu cuaca ekstrem serta masih berlangsungnya proses perizinan kapal, seperti Surat Izin Usaha Perikanan hingga Surat Izin Penangkapan Ikan.

Manager Pelabuhan Kawasan Tegal, Tri Sugiyatno mengatakan, saat ini terdapat sekitar 150 unit kapal yang berlabuh di kolam pelabuhan.

Jumlah tersebut bersifat dinamis karena sebagian kapal keluar-masuk pelabuhan.

“Kurang lebih sekitar 150 unit kapal. Tapi memang ada sebagian yang juga keluar dan masuk,” ujar Tri.

Menurut Tri, untuk mengantisipasi potensi bahaya, terutama kebakaran kapal yang kerap terjadi, pengawasan dan pengamanan di area pelabuhan terus di tingkatkan.

Pihak pelabuhan juga meminta peran aktif pemilik dan pengurus kapal dalam menjaga keamanan.

“Saat ini pemilik dan pengurus kapal masih menunggu perizinan selesai dan kondisi cuaca membaik. Harapannya mereka bisa segera melaut, sehingga sebelum Lebaran sudah bisa kembali ke rumah,” kata Tri.

BACA JUGA :  Penempatan Lulusan SMK Melalui Sinergi Quadro Helix

Tri menambahkan, momentum pasca Natal dan Tahun Baru yang berdekatan dengan bulan puasa dan Idulfitri menjadi perhatian serius bagi pengelola pelabuhan dan unsur maritim lainnya.

“Nataru sudah terlewati, sebentar lagi puasa dan Lebaran. Ini menjadi PR kita bersama, utamanya Pelindo dan unsur maritim, agar pengamanan pelabuhan tetap terjaga,” ujar Tri.

Tri menekankan kepada pemilik dan pengurus kapal agar rutin melakukan patroli mandiri guna mencegah terjadinya kebakaran di area kolam pelabuhan.

Di jelaskan Tri, kapasitas maksimal kolam pelabuhan untuk kapal nelayan mencapai sekitar 200 unit.