SLAWI, smpantura – Polres Tegal melakukan pembinaan yang humanis terhadap sejumlah pelajar yang terlibat tawuran di depan PT Laku Mas Lebaksiu, Sabtu (10/1/2026).
Pembinaan di lakukan oleh Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandarsyah di Ruang Bhayangkari Polsek Lebaksiu, sebagai tindak lanjut atas peristiwa tawuran pelajar yang terjadi pada Jumat (9/1/2026) pukul 13.00.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kapolsek Lebaksiu Iptu Wawan Prasetyo, Kanit Reskrim Polsek Lebaksiu Aiptu Agus Hariyantono, para kepala desa beserta perangkat dan ketua RT, guru BK dari SMK Negeri 2 Slawi dan SMK Bhakti Praja Dukuhwaru, para orang tua siswa, serta pelajar yang terlibat tawuran.
Wakapolres Tegal Iskandarsyah menegaskan pembinaan ini bertujuan untuk menyelamatkan masa depan generasi muda melalui pendekatan persuasif dan edukatif.
Kompol M. Iskandarsyah mengingatkan para pelajar agar tidak mengulangi perbuatan tawuran, mengingat sebagian dari mereka telah lebih dari satu kali terlibat aksi serupa.
Ia menegaskan bahwa tawuran dapat berujung pada permasalahan hukum, membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain, serta berdampak buruk bagi masa depan.
Kepada para orang tua, Wakapolres Tegal mengajak untuk meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan anak-anaknya. Sementara kepada pihak sekolah, ia berharap agar siswa di arahkan pada kegiatan-kegiatan positif, dengan pemberian reward bagi siswa berprestasi dan punishment yang bersifat mendidik bagi pelanggaran.
Wakapolres Tegal juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa. Atas peran aktifnya dalam menjaga situasi kamtibmas dan membangun lingkungan yang kondusif.


