TEGAL, smpantura – Selama ini kaca piring dikenal sebagai tanaman hias yang mempercantik pekarangan rumah. Bunga putihnya yang harum dengan daun hijau mengilap membuat tanaman bernama ilmiah Gardenia augusta ini banyak diminati karena tampilannya yang estetik.
Namun di balik keindahannya, kaca piring ternyata menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan. Dalam pengobatan tradisional, daun tanaman ini telah lama dimanfaatkan untuk membantu mengatasi sejumlah keluhan ringan.
Salah satu khasiat yang cukup dikenal adalah membantu menurunkan kadar gula darah. Air rebusan daun kaca piring dipercaya dapat membantu mengontrol kadar glukosa apabila dikonsumsi secara rutin dan dalam takaran yang wajar.
Selain itu, kaca piring juga kerap digunakan untuk membantu melancarkan sistem pencernaan. Air rebusan daun atau buahnya sering dijadikan ramuan alami bagi mereka yang mengalami sembelit. Tanaman ini juga dipercaya dapat membantu meredakan demam melalui konsumsi air rebusannya secara teratur.
Tak hanya dikonsumsi, buah kaca piring yang dihaluskan juga sering dimanfaatkan sebagai obat luar untuk membantu mempercepat penyembuhan luka, bisul, maupun memar. Beragam manfaat tersebut membuat kaca piring kini mulai dilirik tidak hanya sebagai tanaman hias, tetapi juga sebagai tanaman obat keluarga.
Meski demikian, pemanfaatan kaca piring tetap perlu dilakukan secara bijak. Tanaman ini sebaiknya digunakan sebagai pendamping, bukan pengganti pengobatan medis, terutama bagi penderita penyakit tertentu. (**)


