Taj Yasin Temui Lansia Pengungsi Banjir Pati yang Sempat Jatuh

PATI, smpantura – Balai Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, tampak di padati warga pada siang hari itu. Kasur tipis dan tikar terhampar di lantai, sementara sejumlah pengungsi terlihat bersandar di dinding, berusaha melepas lelah di tengah kondisi pengungsian yang ramai.

Di beberapa sudut ruangan, barang-barang kebutuhan warga tersusun sederhana. Relawan bersama petugas tampak hilir mudik, memastikan logistik dan keperluan para pengungsi tetap tercukupi.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin hadir langsung bersama sang istri, Hj Nawal Arafah Yasin, untuk menyapa masyarakat terdampak banjir. Ia memilih duduk berbaur dan berdialog dengan para pengungsi, termasuk Waginem (65), seorang lansia yang di ketahui sempat terpeleset dan terjatuh di area pengungsian.

Saat berbincang, Taj Yasin menanyakan kondisi lansia tersebut dan meminta agar pemeriksaan tetap di lakukan untuk memastikan tidak ada cedera yang tidak terobati.

BACA JUGA :  100 Hari Kerja Luthfi-Yasin, Tarif BRT Hanya Rp1.000

“Mbah katanya kemarin jatuh, nggih? Sekarang bagian mana yang sakit?” tanya Taj Yasin.

Pengobatan

Lansia itu menjawab singkat kondisinya sudah membaik. Taj Yasin yang berupaya membujuk agar mau di obatkan lebih lanjut. Namun sang lansia merasa tidak perlu karena tidak ingin merepotkan petugas.

Usai tinjauan, Taj Yasin menegaskan pemeriksaan tetap penting sebagai langkah pencegahan, mengingat kondisi lansia rentan mengalami komplikasi.

“Tadi ada satu lansia yang kemarin jatuh, harusnya memang ada pemeriksaan lanjut, tetapi Mbahnya nggak mau. Maka tadi saya minta untuk rontgennya kalau bisa di bawa ke sini untuk memastikan tidak ada luka dalam,” kata Taj Yasin.