Pemprov Jateng secara konsisten memperkuat sinergi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Sejumlah program strategis yang di jalankan di antaranya. Desa Sadar Kerukunan yang hingga akhir tahun 2025 telah terbentuk di 25 desa. Lalu, Kampung Moderasi Beragama telah terdapat di 75 tempat, kampung zakat. Hingga Gerakan Merah Marun (Menyemai Ramah untuk Masyarakat Rukun) yang telah di implementasikan di 14 kabupaten/kota.
Sinergi yang baik itu membuat Jawa Tengah memborong penghargaan pada Harmony Award tahun 2025. Dari 18 kategori yang di perebutkan secara nasional, Jateng berhasil meraih 9 penghargaan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Rembang, Moh. Mukson, menyebut peringatan HAB ke-80 di Rembang sebagai momen yang istimewa. Karena di hadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah.
“Kehadiran Wakil Gubernur menjadi inspirasi dan menambah semangat kami. Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Mukson.
Pada momentum tersebut, Mukson menegaskan tolok ukur keberhasilan Kementerian Agama sangat sederhana. Yakni sejauh mana umat semakin dekat dengan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Indikator keberhasilan Kemenag sangat sederhana, jika umat lebih dekat dengan agama maka kemenag berhasil menjalankan tupoksinya. Sebaliknya, jika umat makin jauh dari agama maka Kemenag gagal menjalankan fungsinya,” tutupnya.
Usai upacara, kegiatan di lanjutkan dengan Sarasehan Satu Jam Lebih Dekat Bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah. Dengan tema Sinergi Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam Memperkuat Kerukunan dan Pembangunan Berkelanjutan. (**)


