Slawi  

Sungai Cacaban Meluap, Ratusan Rumah di Sidaharja Terendam Banjir 1,2 Meter

PMI Kabupaten Tegal mendistribusikan bantuan makanan untuk warga Desa Sidaharja yang terendam banjir, Kamis (12/2/2026).

SLAWI, smpantura – Ratusan rumah di Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal terendam banjir pada Kamis (12/2/2026). Banjir di sebabkan meluapnya Sungai Cacaban sejak pukul 02.00. Ketinggian air di laporkan mencapai 1 meter hingga 1,2 meter mengganggu aktivitas warga setempat.

Banjir juga menyebabkan jalur utama Sidaharja–Jatibogor tidak dapat dilalui kendaraan karena arus air yang sangat deras. Hingga Kamis siang, genangan air di pemukiman warga belum menunjukkan tanda-tanda akan surut.

Hasil pendataan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, sedikitnya 600 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.400 jiwa terdampak. Wilayah yang terendam meliputi tiga RW. Yakni RW 03 di RT 02, 03, 04, 05 , RW 05 di RT 06, 09, 10 serta
RW 07 di RT 11, 13, 15.

Beberapa bertahan di rumah , namun sebagian warga mengungsi di tempat yang aman.

BACA JUGA :  Peningkatan Jalan Timbangreja-Sangkanjaya Rampung

Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo menuturkan, banjir di picu hujan deras sejak Rabu (11/2) pukul 17.00 di wilayah atas seperti Jatinegara, Bumijawa dan Bojong. Pada Kamis (12/2/2026) dini hari atau sekitar pukul 02.00 air Sungai Cacaban mulai meluap dan memasuki rumah warga hingga setinggi 1, 2 meter.

PMI bersama BPBD, Koramil Suradadi, Polsek Suradadi, dan perangkat desa langsung melakukan asesmen dan koordinasi di lapangan. Pada Kamis siang, PMI mulai mendistribusikan makan siang untuk warga. Distribusi dilakukan menggunakan perahu fiber PMI Kabupaten Tegal.

“Kebutuhan mendesak warga saat ini family kit, matras, dan logistik makanan,” ujarnya.

Banjir di daerah tersebut merupakan peristiwa berulang setiap kali musim hujan. (**)