JAKARTA, smpantura – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada pagi ini, Kamis 29 Januari 2026, di tengah penguatan mata uang Paman Sam yang masih kuat di pasar. Data Bloomberg menunjukkan dolar AS di perdagangkan di kisaran Rp16.798 per dolar AS sekitar pukul 09.30 WIB, naik 76 poin atau 0,45 persen di banding pembukaan sebelumnya.
Pergerakan kurs menunjukkan dolar AS membuka perdagangan di level sekitar Rp16.760. Dan selama sesi pagi bergerak dalam rentang Rp16.751 hingga Rp16.801 terhadap rupiah. Nilai tukar ini mencerminkan tekanan pada rupiah yang gagal menguat seiring permintaan dolar yang masih tinggi.
Penguatan dolar AS pagi ini sejalan dengan tren global di mana greenback masih menjadi aset aman bagi investor. Meskipun beberapa mata uang Asia menunjukkan pergerakan variatif terhadap dolar. Dalam perbandingan regional, dolar AS melemah terhadap yen Jepang dan won Korea. Namun tetap kuat terhadap sebagian besar mata uang lain.
Kondisi ini menempatkan nilai tukar rupiah di posisi yang relatif lemah. Namun berada dalam rentang yang wajar jika di bandingkan dengan pergerakan sepanjang tahun lalu. Dalam satu tahun terakhir, dolar AS bergerak antara kisaran Rp16.079 hingga Rp17.224 terhadap rupiah, menunjukkan volatilitas pasar valuta asing yang tinggi.
Para pelaku pasar masih mencermati dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah rupiah di hari-hari mendatang.


