Batang  

Proyek Sudah 80%, Pembangunan Jaringan Gas APBN Menuai Kritik 

Ketua Komisi IV DPRD Batang Tofani Dwi Arieyanto juga mempertanyakan jajaran Pemkab Batang. Khususnya di Bagian Perekonomian Setda Batang, yang tidak memberitahu keberadaan proyek nasional tersebut ke DPRD.

”Kami minta Bagian Perekonomian bertanggung jawab karena saya yakin dari awal Bagian Perekonomian sudah terlibat. Kenapa tidak di beritahukan ke teman-teman Komisi III,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Batang, Su’udi menegaskan, jika ada pekerjaan ataupun proyek yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, maka pihak dewan harusnya di libatkan.

”Kita di sini sebagai wakil rakyat, sehingga jika terjadi sesuatu di lapangan, maka masyarakat akan mengadu ke kita. Karena itulah, seharusnya pihak ESDM, rekanan dan juga Pemkab, bisa berkomunikasi dengan kami,” terang Su’udi.

BACA JUGA :  Barang Bukti 36 Kasus Tipidum Dimusnahkan

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jargas Wilayah 3 Kementerian ESDM Akhmad Rading mengakui, selama ini pihaknya memang belum pernah melakukan sosialisasi dengan pihak dewan. Sedangkan sosialisasi dengan warga dan koordinasi dengan Pemkab telah di lakukan

”Selama ini memang tidak ada sosialisasi dengan DPRD. Jadi untuk di Kabupaten Batang ini kita memang belum berkoordinasi. Namun kita sudah berkoordinasi dengan pihak Pemkab dan menggelar sosialisasi dengan warga,” tandas Akhmad Rading. (**)