Batang  

Proyek Jaringan Gas Dinilai Abaikan Koordinasi dengan DPRD

BATANG, smpantura – Ketua DPRD Batang Suudi menyayangkan tidak adanya komunikasi dari Pemkab, jajaran Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan perusahaan yang mengerjakan proyek pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga di Kabupaten Batang. Pasalnya, pembangunan jaringan gas merupakan proyek strategis yang harus di ketahui oleh DPRD. Apalagi kemudian itu ternyata menimbulkan keluhan di tengah masyarakat.

”Ketika ada proyek strategis yang masuk ke Kabupaten Batang, mestinya ada komunikasi dengan DPRD, sebagai wakil rakyat sebelum itu dilaksanakan,” ujarnya seusai kegiatan Rapat Dengar Pendapat Pembangunan Jaringan Gas APBN untuk Rumah Tangga di Kabupaten Batang 2025 – 2026 di DPRD Batang, Senin (19/1).

Ia menyayangkan karena selama ini tidak ada komunikasi sama sekali. Baik dari Pemkab, jajaran Kementerian ESDM dan rekanan dengan DPRD Batang terkait proyek strategis nasional (PSN) tersebut. Akibatnya ketika ada keluhan dari masyarakat, DPRD menjadi kebingungan karena memang tidak mengetahui proyek tersebut. Apalagi kemudian baru di ketahui proyek ini progressnya sudah mencapai 80%.

BACA JUGA :  ''Wong Batang Biso'' Jadi Slogan Pasangan Fallas - Ridwan

”Seharusnya ada sosialisasi ke DPRD, terutama berkaitan dengan komisi komisi yang membidangi. Sosialisasi di DPRD hari ini sebenarnya sudah terlambat, tapi tidak apa-apa. Ini nanti sebagai bahan pengetahuan bagi kita sebagai wakil rakyat agar bisa menyampaikan kepada masyarakat,” tuturnya.

Politisi PKB ini menerangkan, persoalan ini muncul di awali dari Komisi I dan II DPRD Batang yang melakukan kunjungan kerja. Dalam kegiatan tersebut, mereka menerima keluhan dari warga berkaitan dengan penggalian jaringan gas. Terutama di wilayah Kecamatan Gringsing.