TEGAL, smpantura – Banjir di sejumlah wilayah di Pekalongan, yang memutus jalur perjalanan kereta api (KA) arah ke Semarang, di respon cepat Polres Tegal Kota. Dengan membantu menyediakan satu bus dan dua truk, untuk membantu kelancaran pengalihan transportasi.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya yang baru beberapa hari bertugas di Kota Tegal mengatakan, langkah itu di lakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang KA akibat tak bisa meneruskan perjalanan ke Semarang atau wilayah lain.
”Memang dari pihak Stasiun KA Tegal sudah menyediakan 10 bus untuk membantu kelancaran transportasi penumpang KA yang batal berangkat. Tapi mengantisipasi lonjakan penumpang, dan memastikan keamanan penumpang di stasiun ini, kami terjunkan sejumlah personel polisi dan membantu menyediakan sarana transportasi lainnya,” terang dia, di sela-sela peninjauannya di stasiun tersebut, Senin (19/1).
Ia mengungkapkan, dari hasil koordinasi pihak Stasiun KA Tegal, telah di sediakan sejumlah bus untuk perjalanan ke Pekalongan maupun ke Semarang. Juga pihak stasiun telah memfasilitasi pengembalian tiket bagi yang memilih transportasi lain.
Pengembalian Tiket
Untuk pengembalian tiket, pihak stasiun telah menyediakan loket khusus bagi yang ingin mengembalikan secara langsung. Di sisi lain, pengembalian tiket juga dapat di lakukan secara online dengan aplikasi KAI Acces, dan batas waktunya tujuh hari.
Dengan koordinasi seperti itu, persoalan ketersendatan perjalanan penumpang KA, sudah dapat tertangani dengan baik. Selain itu, untuk memastikan keamanan penumpang, pihaknya juga menggelar patroli rutin dan menempatkan personelnya di Stasiun KA Tegal.


