Brebes  

Polemik Nomenklatur Kabupaten Brebes Selatan, Kesbangpol Klarifikasi Universitas Peradaban

Selain itu, pihak Universitas Peradaban juga menyatakan kesiapan mendukung program -program strategis Bupati Brebes sebagai wujud sinergitas antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi. Dukungan tersebut diarahkan pada penguatan visi pembangunan Brebes yang berkeadaban, berdaya saing, memiliki ekonomi yang tangguh, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, edukatif, sehat, dan sejahtera.

“Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Reza.

Ia melanjutkan, dari hasil rapat, Universitas Peradaban menyatakan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah. Kesbangpol Kabupaten Brebes memastikan akan melanjutkan komunikasi lintas sektor guna menjaga kondusivitas dan mendukung agenda pembangunan Kabupaten Brebes.

BACA JUGA :  Pj Bupati Brebes Belum Ada Keputusan, Sementara Diisi Plh

Seperti di beritakan sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Peradaban Bumiayu kecewa atas pencatutan istilah Kabupaten Brebes Selatan, pada banner Kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026. Bahkan, atas kekecewaan ini, BEM dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Peradaban Bumiayu menggudang pimpinan kampus untuk berdialog terkait penulisan istilah tersebut, beberapa waktu lalu. Namun BEM harus menelan kekecewaan kembali, kerena pimpinan kampus tidak hadir dalam dialog tersebut. (**)