Slawi  

Perhutani KPH Pekalongan Barat Salurkan Bantuan TJSL Rp100 Juta

BANTUAN: Kepala Kesatuan Pemangku Hutan Pekalongan Barat menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada dua penerima bantuan, yakni Pondok Pesantren Miftahul Mubtadi'in Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal dan Kelompok Tani Ternak Sang Surya Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes di Ruang Serba Guna KPH Pekalongan Barat, Senin (5/1/2026).

SLAWI, smpantura – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada Pondok Pesantren Miftahul Mubtadi’in Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal dan Kelompok Tani Ternak Sang Surya Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Bantuan di serahkan oleh Kepala KPH /Administratur KPH Pekalongan Barat Maria Endah Ambarwati di Gedung Serba Guna KPH Pekalongan Barat, Senin (5/1/2026).

Bantuan yang di berikan berupa bantuan perbaikan sarana prasarana Pondok Pesantren Miftahul Mubtadi’in. Dan bantuan penyediaan sarana prasarana kewirausahaan Kelompok Tani Ternak Domba Sang Surya.

Maria Endah Ambarwati menyebutkan, bantuan di berikan berupa uang sebesar Rp 100 juta. Di berikan kepada dua penerima, masing- masing sebesar Rp 50 juta.

“Setiap tahun Perhutani memberikan bantuan TJSL kepada mitra yang membutuhkan. Penerima harus sudah berbadan hukum,” terang Maria.

BACA JUGA :  Halal Bihalal IBN Tegal Diisi Pembagian Beasiswa

Melalui program TJSL ini, Perhutani berupaya mendukung pembangunan sarana prasarana pondok pesantren dan sarana prasarana kewirausahaan.

Dalam acara yang di laksanakan bersamaan dengan Kick Off tahun 2026, juga di serahkan SK kenaikan pangkat. Serta SK kenaikan gaji berkala dan SK purna tugas per 1 Januari 2026 kepada sejumlah pegawai Perhutani KPH Pekalongan Barat.

Kepada tiga pegawai yang purna tugas, Maria mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan kerjasamanya selama bertugas.

Maria juga berharap kepada purna rimbawan , Agus Riyanto ( KRPH Igirklanceng BKPH Paguyangan ), Nugraha (Mandor Bantarkawung) dan Heru Aryadi (Mandor Moga) untuk memberikan teladan kepada masyarakat di sekitar untuk tetap memelihara dan melestarikan hutan dengan tetap menanam pohon. (**)