Batang  

Penyusunan RKPD, DPRD Minta Aspirasi Desa dan Kelurahan Jangan Jadi Formalitas 

”Pembangunan pariwisata tidak boleh hanya terfokus pada fisik semata. Harus mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan kelembagaan, serta pelestarian budaya dan lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dalam paparan rancangannya menegaskan komitmen eksekutif untuk menggarap sektor pariwisata secara serius. Faiz menyebutkan, tahun 2027 akan menjadi momen pemantapan grand design pariwisata Batang dengan prinsip Sustainable Tourism.

”Kita ingin melihat wajah tourism di Kabupaten Batang yang komprehensif. Infrastrukturnya bagus, masyarakatnya punya habit melayani tamu, dan UMKM-nya terstandarisasi,” tuturnya.

BACA JUGA :  Pelindo Akan Bangun Pelabuhan di KITB, KAI Kembangkan Stasiun Plabuan 

Untuk merealisasikan hal tersebut, Bupati Faiz membeberkan lima destinasi wisata yang akan menjadi prioritas pembangunan infrastruktur dan pendampingan pada 2027. Lima destinasi tersebut adalah Curug Genting, Puncak Tombo, Kawasan Sigandu, Bandar Eco Park, dan Pantai Jodo.

”Tidak hanya sektor wisata, kita juga ingin memastikan program strategis lain tetap berjalan. Mulai dari Batang Terang, perbaikan infrastruktur jalan, pengelolaan sanitasi, hingga persiapan moda transportasi Trans Batang,” ujarnya. (**)