Batang  

Penyusunan RKPD, DPRD Minta Aspirasi Desa dan Kelurahan Jangan Jadi Formalitas 

BATANG, smpantura – Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Batang tahun 2027 mulai digulirkan. Dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang, Benny Abidin, memberikan catatan agar proses perencanaan ini benar-benar menyerap aspirasi dari bawah.

Politisi Partai Gerindra ini mewanti-wanti agar mekanisme bottom-up tidak hanya berjalan di atas kertas. Ia menegaskan, suara masyarakat dari tingkat paling bawah harus punya tempat dalam kebijakan strategis daerah.

”Pendekatan bottom-up harus benar-benar dilaksanakan agar usulan masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan tidak hanya menjadi formalitas. Usulan tersebut harus mampu di terjemahkan menjadi program dan kegiatan yang konkret,” ujar Benny Abidin dalam sambutan kegiatan penyusunan RKPD Kabupaten Batang tahun 2027 di Aula Kantor Bupati Batang, Rabu (14/1).

BACA JUGA :  Kembali Gelar Razia, Satpol PP Sita 3.100 Rokok Ilegal 

Menurut Benny, penyusunan RKPD harus memadukan empat pendekatan, yakni politik, teknokratik, top-down, dan bottom-up. Hal ini penting untuk memastikan kebijakan yang dirumuskan sejalan dengan visi pembangunan sekaligus responsif terhadap kebutuhan riil warga.

”Perencanaan yang baik bukanlah perencanaan yang bebas kritik. Melainkan perencanaan yang lahir dari dialog terbuka,” tuturnya.

Dalam rancangan awal RKPD 2027, Pemkab Batang mengusung tema besar ”Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Melalui Pengembangan Pariwisata”. Benny Abidin menilai tema ini sangat relevan untuk menjawab tantangan masa depan. Namun, ia mengingatkan, pariwisata bukan sekadar hiburan semata, melainkan harus memberikan daya ungkit ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal.