Slawi  

Pemkab Tegal Akan Relokasi 24 Rumah Warga dan Lakukan Penyodetan 

Di harapkan pada tahun 2026 ini warga sudah di relokasi. Saat ini, warga terdampak ada yang mengungsi ke rumah sanak keluarga.

“Kami akan carikan donatur supaya ada yang menghibahkan tanahnya untuk digunakan relokasi. Karena syarat menerima bantuan, tanahnya harus milik penerima. Bukan milik kas desa bengkok atau sumbangan dari pemerintah,” jelasnya.

Total ada 53 rumah yang terdampak, namun yang mengalami kerusakan cukup parah 24 rumah.

Kepala Desa Kajen M Khalimi menyebutkan, sebelumnya sudah ada 15 rumah warga setempat yang di relokasi di wilayah Geger, Desa Kajen.

Selain merelokasi rumah warga, Pemkab Tegal juga akan mengupayakan penyodetan Sungai Gung yang mengalir di belakang permukiman tersebut. Penyodetan di perlukan agar arus air dari Selatan bisa lurus dan tidak.lagi berbelok menabrak permukiman warga.

BACA JUGA :  Management E-tiketing di OW Guci Kabupaten Tegal Minta Dibenahi

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal Muhammad Afifudin menyampaikan pihaknya akan terus mendampingi warga terdampak dan meminta masyarakat bersabar karena proses relokasi membutuhkan tahapan yang cukup panjang. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir bersama masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. (**)