Ketua Aliansi Peduli Hutan Lindung Kabupaten Tegal Abdul Khayyi sebelumnya sudah memprediksikan bencana banjir di wilayah Kabupaten Tegal.
Khayyi menyesalkan terjadinya pembukaan lahan pertanian baru oleh warga. Karena berdasar informasi dari Perhutani semua warga penggarap sudah menanda tangani surat pernyataan di atas materai untuk tidak menggarap lahan hutan lindung.
“Kami aliansi merasa kecewa setelah kemarin naik dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jateng. Ternyata lahan masih di garap dengan leluasa. Kami aliansi bulan ini akan melakukan upaya reboisasi,” tuturnya, Minggu , 4 Desember 2026. (**)


