Operasi SAR Pendaki Hilang di Gunung Slamet Diperpanjang

PEMALANG, smpantura – Operasi pencarian orang hilang di Gunung Slamet atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) asal Kota Magelang di perpanjang dua hari. Perpanjangan operasi SAR atas permintaan keluarga dan pihak Pemerintah Kota Magelang dan di setujui oleh pimpinan Basarnas Semarang.

“Kami menerima permintaan operasi SAR gabungan agar di perpanjang, dan di setujui di perpanjang selama dua hari. Kendala yang di hadapi yaitu cuaca hujan dan badai saat siang hari dan medan sulit sebab banyak lokasi curam. Tetapi tim SAR tidak menyerah terus melakukan pencarian hingga sekarang,” ujar Handika Hengki, Staf Operasi SAR, Senin (5/1).

Ia mengatakan, permintaan penambahan waktu pencarian datang langsung dari pihak keluarga dan Pemkot Magelang. Apabila di perpanjang, salah satu kendala yang di hadapi oleh tim SAR yaitu logistik dan mereka menyanggupi untuk memenuhi kebutuhan operasi SAR dan mendapat persetujuan dari pimpinan Basarnas Semarang. Ada sekitar 100 orang sukarelawan yang melakukan pencarian yang tergabung dalam tim SAR gabungan.

BACA JUGA :  Martono, Wardoyo dan Aris Dilantik Jadi Pimpinan DPRD Pemalang

Mereka telah melakukan pencarian dari hari pertama hingga sekarang, area sapuan atau pencarian sedikit banyak mengacu pada lokasi lokasi yang di curigai. Pencarian di lakukan dari jalur Malang hingga jalur Cemara Sakti tetapi hingga berita ini di turunkan belum korban belum di temukan.

Berdasarkan informasi yang di himpun, Syafiq mendaki bersama seorang rekannya dengan rencana pendakian tektok pada 27 Desember 2025 lalu. Namun di tengah perjalanan, rekan pendakinya mengalami cedera pada kaki sehingga tidak mampu melanjutkan pendakian. Syafiq kemudian turun gunung untuk mencari bantuan. Hingga batas waktu yang di tentukan, keduanya tidak kembali ke basecamp.