TEGAL,smpantura – Nelayan di Kota Tegal, di imbau lebih waspada dan hati-hati, berkait cuaca di laut yang masih kurang bersahabat. Antara lain, terjadinya hujan intensitas tinggi, tiupan angin kencang dan kemunculan gelombang tinggi.
Imbauan itu sebelumnya juga kerap di sampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Karena cuaca buruk, dan masih kerap terjadi di sepanjang perairan Brebes, perairan Tegal dan perairan Pemalang, dengan rata-rata tinggi gelombang laut mulai setinggi 1,25 m hingga 1,5 m.
”Sudah dua kapal motor pencari ikan milik nelayan Tegal, karam, akibat di hantam ombak tinggi dan tiupan angin kencang, dalam sepekan terakhir. Seluruh anak buah kapal (ABK) dan nahkoda dua kapal motor ini, dapat di selamatkan. Tapi kapal ikannya mengalami kerusakan parah,” terang Kasatpolair Polres Tegal Kota AKP Susanto.
Kejadian kapal ikan nelayan Tegal yang karam karena di terjang gelombang tinggi, katanya, pertama menimpa kapal motor (KM) Rizki Barokah yang berbobot 5 Gross Tonage (GT). Kapal ikan itu karam, karena di hantam gelombang tinggi, saat mendekati perairan Pulau Karang Jeruk, dini hari, Senin (19/1).
Ombak Tinggi
Berselang dua hari setelah kapal ikan itu karam, dan akhirnya berada di obyek wisata Pantai Alam Indah Kota Tegal, muncul kejadian serupa. KM Sinar Barokah 52 yang berbobot 115 GT, dengan Nahkoda Nur Iman, beserta belasan ABK-nya, juga di terjang ombak cukup tinggi. Akibatnya kapal motor itu karam, di perairan Tegal, Rabu (21/1).
Karena kondisi cuaca ekstrem yang masih sering terjadi, banyak nelayan harus menghentikan sementara aktivitas melaut. Yang berakibat mengalami kesulitan dalam aktivitas mata pencahariannya. Nasib nelayan Kota Tegal kini banyak yang menganggur tak melaut.


