TEGAL, smpantura – Sambang colok merupakan tanaman herbal yang kerap di jumpai di pekarangan rumah dan sering di manfaatkan sebagai tanaman hias. Daunnya berwarna merah keunguan dengan tampilan mencolok. Di balik keindahannya, tanaman bernama ilmiah Aerva sanguinolenta ini telah lama di kenal dalam pengobatan tradisional sebagai tanaman berkhasiat kesehatan. Sambang colok termasuk dalam famili Amaranthaceae.
Mengutip JamuDigital.com, sambang colok tercatat sebagai tanaman obat yang di gunakan masyarakat untuk membantu meredakan gangguan saluran kemih, khususnya keluhan kencing berdarah. Informasi tersebut juga tercantum dalam buku 100 Top Tanaman Obat Indonesia terbitan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang mendokumentasikan pemanfaatan herbal Nusantara secara turun-temurun.
Sambang colok mengandung sejumlah senyawa aktif, antara lain saponin, flavonoid, polifenol, dan minyak atsiri. Kandungan ini di ketahui memiliki sifat antiinflamasi, diuretik, dan antipiretik, sehingga berpotensi membantu mengurangi peradangan serta melancarkan pengeluaran urin. Oleh sebab itu, tanaman ini di percaya mampu meringankan gangguan ringan pada saluran kemih.
Dalam pengobatan tradisional, bagian daun atau cabang sambang colok biasanya di rebus hingga airnya berubah warna, lalu di minum sebagai ramuan herbal. Meski demikian, penggunaannya tetap harus bijak. Kencing berdarah dapat menjadi gejala penyakit serius, sehingga sambang colok sebaiknya di gunakan sebagai pendamping, bukan pengganti pemeriksaan dan penanganan medis. (**)


