Tegal  

Menanti Kebijakan PT KAI, Warga Panggung Cemas Rumah Segera Dibongkar

Kawasan Depo Lokomotif Tegal, yang akan dikembangkan PT KAI Daop 4 Semarang.

TEGAL, smpantura – Kecemasan menyelimuti warga RT 17 dan RT 18/ RW 07 Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Di balik aktivitas harian yang tetap berjalan, tersimpan kegundahan akan nasib rumah yang mereka tempati, menyusul rencana pembongkaran oleh PT Kereta Api Indonesia untuk pengembangan Depo Tegal.

Rencana tersebut di sosialisasikan PT KAI Daerah Operasional atau Daop 4 Semarang kepada warga setempat di Balai Kelurahan Panggung, Kamis 15 Januari 2026.

Rumah-rumah yang selama ini di huni warga di ketahui berdiri di atas lahan aset PT KAI dan masuk dalam area pengembangan depo.

Salah satu warga, Rusdianto, pensiunan PT KAI, mengungkapkan bahwa warga tidak menutup mata terhadap status lahan yang di tempati.

Menurut Rusdianto, kehadiran warga dalam sosialisasi merupakan bentuk kesiapan menerima rencana pengembangan tersebut.

BACA JUGA :  IKASMA Bantu Meriahkan Perayaan HUT ke-65 SMA Negeri 1

“Kami paham ini aset PT KAI. Kita juga tidak menolak. Hanya ingin ada kebijakan soal waktu,” ujar Rusdianto.

Rusdianto mengaku, pengalaman pembongkaran rumah di RT 19 beberapa tahun lalu masih membekas di ingatan warga.

Saat itu, pembongkaran menggunakan alat berat berlangsung sangat cepat.

“Kurang dari dua jam, rumah-rumah sudah rata dengan tanah. Itu yang membuat kami khawatir, terutama dampaknya bagi anak-anak,” kata Rusdianto.

Masyarakat

Rusdianto berharap, pembongkaran dapat di tunda hingga setelah Lebaran dan tahun ajaran baru. Agar anak-anak tidak mengalami tekanan mental di tengah proses belajar.

“Kami mohon kebijaksanaan. Anak-anak kami masih sekolah. Kami takut psikis mereka terganggu jika rumah harus di bongkar sekarang,” tutur Rusdianto.