Slawi  

Kuliner Nasi Jagung Masih Tetap Eksis Hingga Kini

FOTO: Nasi Jagung Pasar Trayeman Slawi.

SLAWI, smpantura — Kuliner tradisional nasi jagung masih bertahan dan di minati masyarakat. Di warung-warung sekitar Pasar Trayeman, Kecamatan Slawi, menu sederhana ini tetap menjadi pilihan warga, terutama pada pagi hingga menjelang siang hari.

Nasi jagung tersebut di produksi oleh Waraeni (48), yang telah lama menekuni usaha pembuatan nasi jagung. Berbeda dengan pedagang lainnya, Waraeni tidak berjualan langsung di pasar, melainkan menitipkan dagangannya ke sejumlah warung di sekitar Pasar Trayeman.

“Biasanya saya titipkan jam lima pagi, lalu di ambil lagi sekitar jam setengah sebelas,” ujarnya.

Dagangan nasi jagung di titipkan sejak pagi hari dan di ambil kembali menjelang siang. Setiap porsi di jual dengan harga terjangkau, yakni Rp5.000, sehingga masih di minati berbagai kalangan.

BACA JUGA :  Wamensos: 100 Sekolah Rakyat Siap Dibuka Juli 2025 

Meski di tengah banyaknya pilihan makanan modern, nasi jagung tetap memiliki penggemar tersendiri. Waraeni pun berharap usaha yang di jalaninya bisa terus berjalan lancar.

“Harapannya lancar, ke depan bisa punya tempat jualan sendiri,” tuturnya.

Keberadaan nasi jagung di Pasar Trayeman menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih mampu bertahan dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat Slawi.