BOYOLALI, smpantura — Peringatan Hari Desa Nasional tahun 2026 di pusatkan di Lapangan Desa Butuh, Mojosongo, Boyolali, Rabu 14 Januari 2026. Peringatan ini di ramaikan dengan Pameran Produk Unggulan Desa. Yakni, mulai dari olahan pangan lokal seperti abon pepaya, aneka olahan sapi, hingga kopi luwak Liberica yang di kenal langka.
Sekretaris TP PKK Boyolali, Mindaryati mengatakan, puncak peringatan Hari Desa Nasional di Boyolali, menjadi momentum mendorong desa semakin berkembang. Serta inovatif sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM.
“Luar biasa sekali menyambut Hari Desa di Kabupaten Boyolali secara nasional. Kami berharap melalui puncak peringatan Hari Desa ini memberikan motivasi untuk desa-desa berkembang secara optimal, lebih inovatif lagi,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, pameran tersebut menjadi ruang promosi produk UMKM. Sekaligus memperlihatkan hasil pembinaan yang di lakukan Tim Penggerak PKK . Yakni, melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Terpadu (UP2KT) dari tingkat kecamatan hingga desa.
“Kita kan sebagai pembina dari UP2K, UP2KT, usaha-usaha peningkatan kesejahteraan keluarga. Jadi kita membina di kecamatan sampai di desa,” katanya.
Abon Pepaya
Menurut dia, sejumlah produk lokal Boyolali yang di tampilkan juga memanfaatkan potensi bahan baku yang selama ini melimpah. Namun hal itu belum di maksimalkan. Salah satunya abon pepaya.
“Ada beberapa produk yang melimpah dan belum di fungsikan dengan maksimal. Contohnya, ada yang namanya abon pepaya,” ucapnya.
Selain itu, lanjut dia, Boyolali juga menampilkan berbagai produk olahan sapi yang menjadi ciri khas daerah. Seperti abon manis, abon pedas, dendeng, hingga olahan paru.


