TEGAL, smpantura – Gangguan perjalanan kereta api akibat genangan air di jalur Pekalongan-Sragi tak hanya berdampak pada operasional, tetapi juga mobilitas ribuan penumpang.
Untuk memastikan pelanggan tetap terlayani, PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan skema khusus. Yakni, berupa angkutan pengganti dan pengembalian bea tiket secara penuh.
Langkah tersebut di tempuh menyusul belum normalnya jalur rel antara Stasiun
Pekalongan dan Stasiun Sragi. Hingga Sabtu 17 Januari 2026 masih tertutup genangan air.
Kondisi ini memaksa sejumlah perjalanan kereta api di alihkan, memutar, bahkan dibatalkan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, KAI tidak ingin pelanggan terlantar akibat situasi yang terjadi di lapangan. Salah satu upaya yang di lakukan adalah menyediakan layanan overstapen menggunakan moda transportasi darat.
“Bagi penumpang yang ingin tetap melanjutkan perjalanan, kami siapkan angkutan pengganti tanpa biaya tambahan,” kata Luqman.
Siagakan 5 Bus
Untuk mendukung layanan tersebut, KAI Daop 4 menyiagakan lima unit bus besar di Stasiun Tegal serta dua unit kendaraan di Stasiun Comal. Layanan ini di peruntukkan bagi penumpang tujuan Semarang yang terdampak pengalihan maupun perjalanan memutar.
Selain angkutan pengganti, KAI juga membuka opsi pembatalan perjalanan dengan pengembalian bea tiket 100 persen. Kebijakan ini di berikan kepada pelanggan yang memilih tidak melanjutkan perjalanan akibat dampak banjir di wilayah Pekalongan.
Pengajuan refund dapat di lakukan maksimal tujuh hari sejak tanggal keberangkatan yang tertera pada tiket. Pengembalian dana mencakup seluruh harga tiket, termasuk tiket terusan dan tiket pulang-pergi yang dikelola oleh KAI Group. Proses pembatalan dan pengembalian bea tiket dapat di lakukan melalui loket layanan pelanggan di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121.


