SLAWI, smpantura – Pencarian hari kedua yang di lakukan Tim SAR gabungan terhadap seorang pemuda yang tenggelam di Pantai Larangan, Munjungagung, Kecamatan Kramat, akhirnya membuahkan hasil, Minggu (18/1/2026). Tim SAR melakukan penyisiran pantai dari Munjungagung ke timur sampai perairan Desa Maribaya. Sekitar pukul 09.30, jenazah korban di temukan di Perairan Kramat.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polairud Tegal, Polairud Polda Jateng, Lanal Tegal, Polsek Kramat, Basarnas USS Pemalang, BPBD Kabupaten Tegal, PMI Kabupaten Tegal, dan relawan lainnya, kemudian membawa korban ke RS Mitra Siaga Kramat dan di serahkan kepada pihak keluarga.
“Korban telah di temukan dalam keadaan meninggal dan dibawa ke RS Mitra Siaga Kramat,” kata petugas BPBD Kabupaten Tegal, Wiwit Rian, Minggu,18 Januari 2026.
Tiga Kilometer
Kasatpolairud Polres Tegal Iptu Hendra Wijaya menyampaikan, kejadian bermula saat satu keluarga asal Desa Dermasandi, Kecamatan Pangkah, berwisata ke Pantai Munjungagung. Tiga orang, yakni Falih Nurhadi (31), Fatih Jazim (27), dan Faqih Abdussalam Raihan (24) mandi di pinggir Pantai Larangan . Sekitar pukul 10.30 korban terbawa arus ombak ke arah utara pantai kemudian dua orang lainnya berusaha menolong korban.
“Korban sudah sempat tertolong pegangan kaki, akan tetapi korban kehabisan tenaga pegangan korban terlepas dan hilang terbawa arus, “jelas Iptu Hendra.
Kedua kerabat korban meminta tolong dan terdengar oleh warga. Warga selanjutnya melaporkan ke piket Polairud. Selanjutnya, personel Polairud bergegas membawa ring boy berserta tali penyelamat lalu melemparkan kepada Falih Nurhadi dan Fatih Jazim. Keduanya berhasil di selamatkan, sedangkan korban Faqih Abdussalam Raihan hilang terseret ombak yang sedang pasang. Upaya pencarian di lakukan hari itu hingga petang tapi belum membuahkan hasil. Pencarian di lanjutkan keesokan harinya.


