SLAWI, smpantura – Akses jalan Sokasari di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, terpaksa ditutup setelah mengalami kerusakan parah akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama sepekan terakhir. Kondisi jalan beton terlihat patah-patah dan tidak dapat dilalui kendaraan.
Berdasarkan informasi di lapangan, kerusakan terjadi pada jalan penghubung antardesa yang menghubungkan wilayah Kecamatan Bojong dan Bumijawa melalui Dukuh Clirit, Desa Kalibakung, Kecamatan Bojong. Pergerakan tanah menyebabkan struktur beton jalan retak dengan lebar patahan mencapai sekitar 50 sentimeter.
Meski masih bisa dilewati pejalan kaki, kondisi jalan dinilai berbahaya bagi kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk sementara, warga dari arah Slawi yang hendak menuju Desa Sokasari diarahkan memutar melalui jalur utama Bojong–Bumijawa lewat Tuwel.
“Panjang jalan yang mengalami patah-patah sekitar 200 meter,” kata Camat Bumijawa, Muhammad Sihabuddin, saat dihubungi pada Senin, 26 Januari 2026.
Menurut Sihabuddin, kerusakan jalan diduga dipicu pergeseran tanah akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Jika mau ke Sokasari, masyarakat bisa melalui jalur utama Bojong–Bumijawa lewat Tuwel,” ujarnya.
Ia menambahkan, tim gabungan dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kerusakan pada hari ini. Hal tersebut dibenarkan Kepala DPUPR Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto, yang menyebutkan pihaknya tengah melakukan pengecekan lapangan. (**)


