Investasi Jateng 2025 Melebihi Target, Dominasi Industri Alas Kaki

Terkait capaian penanaman modal 2025, Sakina memaparkan realisasi investasi, terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp37,64 triliun, dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun.

Dari realisasi tersebut tercatat 105.078 proyek, dengan penyerapan tenaga kerja Indonesia mencapai 418.138 orang. Lima besar sektor realisasi investasi meliputi industri barang dari kulit dan alas kaki (Rp11,37 triliun), industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam (Rp9,70 triliun), industri karet dan plastik (Rp8,96 triliun), industri tekstil (Rp7,97 triliun), serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran (Rp7,47 triliun).

Adapun lokasi favorit penanaman modal meliputi Kabupaten Kendal (Rp15,86 triliun), Kota Semarang (Rp11,15 triliun), Kabupaten Demak (Rp9,06 triliun), Kabupaten Batang (Rp6,73 triliun), dan Kabupaten Semarang (Rp4,38 triliun).

BACA JUGA :  3.065 Mahasiswa Berlaga di Pomnas XIX, Ahmad Luthfi Tekankan Persatuan Lewat Olahraga

Sementara itu, investor asal Hong Kong masih menempati posisi teratas penanam modal, diikuti Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, dan Samoa Barat. (**)