Inilah Sekolah yang Lahir dari Keberanian Warga Menyelamatkan Kereta Api

FOTO : Gedung SD Negeri Adisana 01 di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes

BREBES, smpantura – Di tengah lengangnya aktivitas belajar saat libur sekolah, Gedung SD Negeri Adisana 01 di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, menyimpan jejak sejarah yang jarang di ketahui.

Sekolah dasar negeri ini berdiri bukan semata hasil pembangunan rutin pemerintah, melainkan lahir dari aksi keberanian warga yang pada 18 Maret 1972. Menyelamatkan sebuah perjalanan kereta api dari ancaman bencana banjir besar.

Peristiwa tersebut terjadi saat banjir besar melanda wilayah Bumiayu dan sekitarnya. Derasnya arus Sungai Keruh kala itu menggerus salah satu pilar Jembatan Kereta Api Sakalimalas. Sehingga membahayakan kereta api yang akan melintas.

Warga sekitar yang mengetahui situasi tersebut tidak tinggal diam. Tanpa menunggu instruksi resmi dan hanya berbekal peralatan seadanya, mereka segera memberi tanda bahaya di sepanjang rel. Upaya itu di lakukan untuk menghentikan laju kereta api yang tengah mendekat ke jembatan.

BACA JUGA :  Makam Mbah Martasuta Dukuhringin, Patih Raja Mataram Islam ke-5, Tokoh Pejuang Perangi VOC

Langkah cepat warga membuahkan hasil. Kereta api berhasil di hentikan sebelum melintasi jembatan yang nyaris runtuh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dan potensi kecelakaan besar dapat di cegah berkat kepedulian serta keberanian warga Desa Adisana.

Perhatian Pemerintah

Aksi penyelamatan itu kemudian mendapat perhatian pemerintah pusat. Peristiwa tersebut di pandang sebagai bentuk keteladanan masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama.

Sebagai wujud penghargaan, pemerintah membangun sebuah sekolah dasar negeri di wilayah tersebut. Sekolah yang kemudian di beri nama SD Negeri Adisana itu di resmikan pada 16 Juni 1972 oleh Menteri Perhubungan saat itu, Frans Seda.