“Kita sepakat bahwa Wakil Bupati Klaten, almarhum Beni, adalah tiyang sae (orang baik)? Kita sepakat bahwa beliau adalah piyantun sae?” ucapnya, yang dijawab serempak “Sae” oleh para pelayat.
Selain menyampaikan belasungkawa secara pribadi, Ahmad Luthfi juga mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Klaten. Ia mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan, istri, anak, orang tua, dan kerabat, diberi kekuatan, ketabahan, dan kesabaran.
“Kita relakan kepergian Beliau. Semoga almarhum husnul khatimah, diterangkan kuburnya. Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya serta memohon maaf apabila selama pergaulan dinas maupun personal terdapat kekhilafan,” kata sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat dan seluruh kepala dan wakil daerah di Jawa Tengah itu.
Pantauan di rumah duka menunjukkan Ahmad Luthfi bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turut mengantarkan jenazah hingga ke pemakaman. Sebelumnya, Gubernur juga tampak menyalatkan jenazah, mendoakan almarhum, serta menyapa dan menenangkan keluarga yang ditinggalkan.
Sejumlah kepala daerah, pejabat, dan tokoh masyarakat turut hadir melayat sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Diketahui, Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto wafat pada usia 33 tahun. Politisi Partai Gerindra tersebut meninggal dunia pada Sabtu, 7 Februari 2026, setelah menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi Semarang sejak 29 Januari 2026 karena sakit. (**)


