BREBES, smpantura – Aksi unjuk rasa warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, berakhir dengan pengunduran diri kepala desa, Senin (5/1/2026).
Di hadapan massa yang memadati halaman kantor desa, Kades Benda Baitsul Amri, secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya.
Pengunduran diri tersebut di sampaikan secara tertulis melalui surat bermaterai yang di bacakan langsung di lokasi aksi.
Pernyataan itu menjadi puncak dari demo warga yang sejak pagi menuntut kepala desa lengser dari jabatannya.
Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Desa Benda sebelumnya menggelar orasi di Simpang Tiga Benda, Jalan Bumiayu–Sirampog. Sebelum akhirnya bergerak menuju kantor desa sekitar pukul 11.30 WIB.
Setibanya di lokasi, warga kembali menyuarakan tuntutan dan mendesak kepala desa menemui mereka secara langsung.
Pengamanan ketat di lakukan aparat gabungan dari Polres Brebes dan Kodim 0713/Brebes. Situasi sempat memanas saat dialog antara kepala desa dan perwakilan massa berlangsung di halaman kantor desa.
Dalam dialog tersebut, warga menolak penjelasan aparat dan pemerintah kecamatan. Terkait dengan proses pemeriksaan dugaan penyelewengan dana desa yang masih di tangani inspektorat.
Massa bersikukuh menuntut kepala desa mundur hari itu juga. Sejumlah persoalan di sorot warga, mulai dari pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Dana Desa, dan penggunaan kendaraan operasional. Hingga konflik personal dengan masyarakat.
Di hadapan massa, Baitsul Amri akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan tidak lagi menjabat sebagai kepala desa. “Saya hari ini menyatakan mundur dari Kades. Selama kami menjabat tentu banyak kekurangan, maka mohon di maafkan,” ujarnya.


