Tegal  

Dedy Yon Ajak Semua Elemen Bergerak Hijaukan Kota Tegal

TEGAL, smpantura – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menegaskan bahwa gerakan penghijauan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Pesan itu di sampaikan Dedy saat memimpin apel peringatan Hari Lingkungan Hidup di lahan parkir eks Bina Marga, Jalan Kolonel Sudiarto, Rabu 14 Januari 2026.

Dedy menjelaskan, penghijauan idealnya di lakukan secara terencana dengan memperhatikan jenis tanaman dan peruntukannya.

Untuk kawasan lapangan maupun hutan kota, Dedy menyarankan penanaman pohon trembesi dengan jumlah minimal empat pohon di setiap lokasi.

Sementara itu, kawasan dalam kota di nilai cocok di tanami tabebuya dan sepatu dea.

dapun untuk ruang-ruang publik, Dedy merekomendasikan penanaman pohon pule berukuran besar.

Khusus lingkungan perkantoran dan sekolah, tanaman ketepeng menjadi pilihan yang dinilai tepat.

Selain jenis tanaman, Dedy juga menyoroti waktu tanam sebagai faktor penting dalam keberhasilan penghijauan.

BACA JUGA :  Komisi I Pantau Persiapan Pelaksanaan SPMB

Menurutnya, penanaman, rambasan, hingga pruning tanaman paling baik di lakukan pada akhir musim kemarau atau masa pancaroba.

“Di waktu itu tanaman terpapar sinar matahari maksimal. Ketika masuk musim hujan, sekitar Oktober sampai Maret, tanaman akan lebih mudah tumbuh dan trubus,” jelasnya.

Dedy berharap gerakan penanaman pohon dapat di lakukan secara serentak pada September atau Oktober agar hasilnya lebih optimal.

Di sisi lain, Dedy juga mengingatkan pentingnya perambasan dahan-dahan kering yang berpotensi membahayakan, terutama saat musim hujan.

“Kalau menanam di luar bulan itu tapi tidak di rawat, pohonnya justru menjadi rapuh,” tegasnya.

Lebih jauh, Dedy mendorong agar program penghijauan tidak berhenti di ruang publik semata.