Slawi  

Dampak Tanah Bergerak, Dua Sekolah Pindah Lokasi KBM

MENGECEK: Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Winarto mengecek KB Al Muna 01 di Desa Padasari yang terdampak tanah bergerak, Rabu (4/2/2026).

SLAWI, smpantura – Bencana alam tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal berdampak pada rusaknya sejumlah sekolah di desa tersebut. Hal ini menganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal Winarto menyampaikan, tanah bergerak berimbas pada beberapa bangunan. Di antaranya Kelompok Bermain Al Muna 01, SD Padasari 01 dan SMP NU Maarif 3 Jatinegara. Kondisi sekolah saat ini tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Di karenakan kondisi tidak memungkinkan, maka kegiatan KBM di SD Padasari 01 dan SMP NU Maarif 3 Jatinegara akan di lakukan evaluasi secara berkala,” terang Winarto dalam kunjungannya di Desa Padasari, Rabu (4/2/2026).

Selanjutnya, KBM SD Padasari 01 akan di laksanakan dengan memanfaatkan MDTA Al Khoeriyah Padasari. Sedangkan untuk SMP NU Maarif 3 Jatinegara akan menempati Ponpes Al Adalah 2.

BACA JUGA :  Bank Indonesia Tegal Gelar Pelatihan Sistem Jaminan Produk Halal

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Yogi Prihatsongko yang turut dalam tinjauan menyebutkan, untuk sementara siswa akan di liburkan dan belajar di rumah, sambil melihat situsi dan kondisi yang ada.

Yogi menuturkan, jumlah siswa SD Padasari 01 sebanyak 223 orang. Sedangkan siswa SMP Maarif NU 3 sebanyak 221 orang.

Jika kondisi telah memungkinkan, KBM dua sekolah tersebut akan di mulai minggu depan menempati MDTA Al-Khoeriyah dan Ponpes Al Adalah 2. Sehingga siswa tetap mendapatkan hak pendidikannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid saat meninjau ke lokasi bencana, Selasa (3/2) malam, mengimbau kepada masyarakat yang terdampak tanah bergerak untuk bisa di evakuasi agar tidak ada korban jiwa.