Slawi  

Bupati Tegal Tandatangani Komitmen Bersama Ketahanan Pangan Jateng 2026

Bupati Tegal Tandatangani Komitmen Bersama Ketahanan Pangan Jateng 2026 di The Sunan Hotel Solo, Kota Surakarta, Rabu (14/1/2026).

“Dengan di laksanakannya kesepakatan ini, di harapkan seluruh pihak dapat melaksanakan program dan kegiatan secara konsisten, terkoordinasi, dan bertanggung jawab. Sinergi pemerintah provinsi, kabupaten/kota, TNI, Polri, dan BPS menjadi kunci keberhasilan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional,” tambahnya.

Dalam paparannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memaparkan capaian sektor pangan Jawa Tengah Tahun 2025. Khususnya pada komoditas padi yang tercatat mencapai 9.409.108 ton gabah kering giling (GKG), meningkat 517.811 ton atau 5,82 persen dibandingkan tahun 2024. Indeks pertanaman (IP) juga meningkat dari 1,82 menjadi 1,99. Meskipun Jawa Tengah mengalami penurunan luas lahan baku sawah sebesar 79.307 hektare, yang tercatat sebagai penurunan tertinggi secara nasional.

“Produksi padi kita meningkat, indeks pertanaman naik. Namun di sisi lain kita menghadapi kenyataan adanya penurunan luas lahan baku sawah hingga 79.307 hektare. Ini menjadi penurunan tertinggi secara nasional dan harus menjadi perhatian serius seluruh kepala daerah,” tegas Gubernur.

BACA JUGA :  Dua Siswa SMP Raih Juara Mapsi Jateng 2024

Gubernur juga menyampaikan target produksi pangan Jawa Tengah Tahun 2026. Yakni padi sebesar 10,5 juta ton GKG atau meningkat 12,22 persen dari realisasi 2025, jagung 3,7 juta ton atau naik 0,17 persen, serta tebu 4,4 juta ton atau meningkat 0,50 persen di bandingkan tahun sebelumnya.

“Target ini harus kita capai bersama melalui peningkatan indeks pertanaman. Dan peningkatan produktivitas, rehabilitasi sumber daya air, serta pengamanan produksi dari risiko gagal panen,” ungkapnya. (**)