SLAWI, smpantura – Pecinta kuliner manis di Slawi kini tak perlu jauh-jauh ke Sumatera Barat untuk mencicipi bubur kampiun. Kuliner khas Minangkabau yang di kenal sebagai “bubur juara” ini bisa di nikmati di lapak milik Bu Riris, yang berlokasi di Jalan KS Tubun, Pakembaran. Kehadirannya menjadi alternatif jajanan manis yang tak hanya mengenyangkan, tetapi juga kaya cita rasa.
Bubur kampiun di sebut sebagai bubur juara karena dalam satu porsi tersaji beragam jenis bubur. Satu mangkuk bubur kampiun berisi bubur candil, bubur sumsum, bubur kacang hijau, ketan hitam, serta mutiara sagu. Seluruh isian di sajikan menjadi satu, lalu di siram santan dan gula cair yang menghasilkan perpaduan rasa manis dan gurih yang seimbang. Menariknya, pembeli juga dapat meminta isian sesuai selera.
Bu Riris mengungkapkan, bubur kampiun buatannya di buat tanpa bahan pengawet dan di masak setiap hari untuk menjaga kesegaran. “Semua saya masak sendiri, pakai bahan segar. Biar rasanya tetap enak dan aman di konsumsi,” ujarnya.
Dengan harga Rp12.000 per porsi, bubur kampiun ini dapat di nikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Lapak Bu Riris buka setiap hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 11.00 WIB sampai 17.00 WIB, dan kerap menjadi incaran warga saat sore hari.
Kehadiran bubur kampiun di Slawi menunjukkan bahwa kuliner khas daerah lain mampu di terima dan di minati masyarakat lokal. Selain memperkaya ragam kuliner, sajian manis ini juga menjadi bukti bahwa cita rasa tradisional Nusantara dapat terus hidup dan di nikmati lintas daerah. (**)


