TEGAL, smpantura – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang kerap mengingatkan terjadinya potensi rob dan banjir pesisir di Kota Tegal dan sekitar, saat cuaca ekstrim, di respon positif Polres Tegal Kota.
Markas kepolisian itu, membentuk Peleton Siaga Patroli Pesisir. Antara lain bertugas memantau langsung kondisi di lapangan lewat kegiatan patroli rutin, dan melakukan tindakan penanganan cepat bila terjadi bencana alam.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, melalui Kasat Samapta Kompol Bambang Sridiartono mengatakan, alasan pembentukan peleton tersebut. Antara lain, sebagai bentuk kesiapan Polri dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem. Sekaligus memperkuat sinergi dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal dan unsur relawan kebencanaan.
Ia menambahkan, kesiapan personel dan soliditas lintas instansi menjadi kunci utama dalam penanganan bencana. ”Sinergitas harus terus di perkuat. Personel Polri, BPBD, dan relawan harus siap hadir bersama-sama di tengah masyarakat saat di butuhkan,” tandas Kompol Bambang.
Sebagai Tanggung Jawab
Kehadiran aparat di lapangan, menurutnya, bukan hanya sebatas pengamanan. Tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan dan pertolongan kepada masyarakat. Hal itu di nilainya sebagai wujud kehadiran negara, memastikan masyarakat mendapat perbantuan cepat ketika bencana terjadi.
Pihaknya juga mengungkapkan, langkah pembentukan Peleton Siaga Patroli Pesisir, juga sebagai bentuk kesiapsiagaan. Serta tindak lanjut atas peringatan dini BMKG terkait potensi peningkatan banjir rob di wilayah pesisir.


