Slawi  

Baznas Gelar Latihan Dasar Kelompok Mengelola Warung Kelontong Bagi 30 Mustahik Z- Mart

Dalam kesempatan itu, Syafiq berpesan kepada seluruh peserta untuk sungguh-sungguh dan memanfaatkan ilmu yang di peroleh sebaik-baiknya. Serta menjaga komitmen untuk terus berkembang dan mandiri.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Tegal Imam Rudy Kurnianto menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Baznas Kabupaten Tegal. Atas inisiatif dan konsistensinya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program-program zakat produktif, salah satunya melalui Z-Mart.

Langkah Nyata

Program Z-Mart ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat usaha mikro. Khususnya warung dan ritel kecil, agar mampu berkembang menjadi lebih mandiri, profesional, serta berdaya saing.

“Kegiatan latihan dasar seperti ini sangat penting sebagai fondasi awal bagi para pelaku usaha untuk memahami pengelolaan usaha secara lebih baik. Mulai dari pencatatan keuangan, manajemen stok, hingga pelayanan kepada pelanggan,” tutur Rudy.

BACA JUGA :  Geliat HUT ke-78 RI, Komandan Brigif-4/DR Tanam Ratusan Pohon di Fasum

Rudy menyebutkan, dalam pengembangan UMKM, proses naik kelas tidak terjadi secara instan, melainkan melalui tahapan yang terstruktur.

Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

LDK yang pertama kali ini menghadirkan Wahyu Hidayat, pendamping Z-Mart Baznas RI dan Kepala Toko Mutiara Cahaya Dukuhwaru, Aditya.

Wahyu Hidayat memaparkan tentang tata kelola warung kelontong, pengenalan lembaga Baznas RI, tata cara pencatatan keuangan, pembentukan kelompok dan menentukan vendor.