PEMALANG, smpantura – Banyak beredar di media sosial (Medsos) kabar bahwa pendaki yang hilangn di Gunung Slamet atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) asal Kota Magelang di temukan. Basarnas Semarang menyatakan bahwa kabar yang beredar di medsos tersebut berita bohong atau hoax. Sebab hingga berita ini di turunkan, Minggu siang (11/1) korban belum di temukan.
“Kabar yang banyak beredar di medsos terkait di temukannya pendaki asal Kota Magelang yang hilang sudah di temukan Saya pastikan berita bohong atau hoax. Kami dari Basarnas hingga sekarang masih melakukan pemantauan. Dan belum ada laporan kalau korban sudah di temukan,” ujar Handika Hengki Staf Operasi SAR Gabungan, Basarnas Semarang, Minggu (11/1).
Ia mengatakan, operasi pencarian secara resmi sudah di tutup beberapa hari lalu, dan hasilnya masih nihil.
Operasi Gabungan
Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian totalnya hingga sembilan hari. Sebab ada permintaan perpanjangan dari pihak keluarga, Pemkot Magelang dan di setujui pimpinan Basarnas Semarang. Namun selama pencarian berhari hari para relawan yang di terjukan tidak menemukan tanda tanda keberadaan korban. Hingga operasi SAR gabungan di tutup hasilnya nihil artinya korban yang bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) asal Kota Magelang belum ditemukan.
“Kami menerima permintaan operasi SAR gabungan agar diperpanjang, dan di setujui diperpanjang selama dua hari. Kendala yang di hadapi yaitu cuaca hujan dan badai saat siang hari dan medan sulit sebab banyak lokasi curam. Tetapi tim SAR tidak menyerah terus melakukan pencarian hingga sekarang,” ujar Handika dalam berita sebelumnya.


