BREBES, smpantura – Banjir Sungai Keruh merobohkan 11 rumah warga di Blok Kalker, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jumat (23/1/2026) malam. Banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari.
Sungai Keruh mulai meluap sekitar pukul 22.00 WIB. Arus banjir kemudian membelok ke arah permukiman warga dan menyebabkan sejumlah rumah roboh menjelang tengah malam.
Salah satu warga terdampak, Bejo, mengatakan rumah roboh sekitar pukul 23.00 WIB.“Total ada sekitar 11 rumah yang hilang. Sebelumnya keluarga kami sudah mengungsi,” katanya.
Warga yang rumahnya roboh dan terancam telah di ungsikan ke gedung SDIT Bumiayu. Penanganan darurat di lakukan BPBD Kabupaten Brebes sambil melakukan pendataan dampak banjir.
Koordinator Penanganan Bencana Posko Bumiayu BPBD Kabupaten Brebes, Budi Sujatmiko, menyebutkan enam rumah roboh dan rusak berat, masing-masing milik Sentot, Ibu Siros, Ibu Ari, Bapak Mukson, Bapak Marimo, dan Bejo. Empat rumah lain masih dalam kondisi terancam, yakni milik Bapak Waryono, Nasuha, Ardiansyah, dan Sumarno.
Selain di Blok Kalker, banjir juga merusak tebing sungai di Blok Kalierang, Dukuh Krajan 1 RT 01 RW 01. Sebanyak 11 rumah terdampak milik Bapak Turiman, Ibu Nurhayati, Bapak Mutamin A, Bapak Mutamin B, Bapak Itong, Bapak Songko, Bapak Hakim, Bapak Sutarno, Bapak Budi, Bapak Adi, dan Ibu Waria.“Sampai saat ini pendataan dampak banjir masih dilakukan,” kata Budi. (**)


