Brebes  

Banjir Sungai Keruh Bumiayu Hancurkan Jalan dan Sawah Desa Adisana

BREBES, smpantura — Hujan deras Jumat malam (23/1/2026) membuat Sungai Keruh meluap, merendam Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Banjir kali ini jauh lebih parah di bandingkan banjir November 2025, merusak jalan utama desa dan menenggelamkan seratusan hektare sawah milik warga.

Kepala Desa Adisana, Ahmad Yani, mengatakan luapan air tidak hanya berasal dari Sungai Keruh, tetapi juga dari aliran Sungai Reog. “Banjir kali ini lebih besar. Luapan air merendam desa lebih parah dari sebelumnya,” kata Ahmad Yani.

Akibat banjir, sekitar 200 meter jalan utama desa Adisana hancur, padahal baru di perbaiki pasca-banjir November 2025. Beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan, termasuk milik Teguh dan Jasirah.

BACA JUGA :  Geram, Toko Obat Terlarang Berkedok Warung Kelontong di Brebes Digerebek dan Dibongkar Warga

Dampak banjir juga sangat di rasakan para petani. Luapan Sungai Keruh merendam lebih dari seratusan hektare sawah. Tanaman padi yang baru berusia tiga minggu kini terendam lumpur. Beberapa petani di pastikan gagal tanam, sementara yang lain gagal panen.

“Petani benar-benar menangis. Kerugiannya besar,” kata Kades Ahmad Yani.

Ahmad Yani menambahkan, tingginya sedimentasi di Sungai Keruh, terutama di wilayah Penggarutan, menjadi penyebab banjir rutin setiap hujan deras. Ia berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai secara serius dan maksimal, agar bencana serupa tidak terulang. “Jika Sungai Keruh segera dinormalisasi, banjir tidak akan terus merusak sawah dan rumah warga kami,” tegasnya. (**)