Tegal  

Awas, Modus Baru Sita Kendaraan dengan Bujuk Rayu

TEGAL, smpantura – Nasabah atau debitur perusahaan pembiayaan (Finance) yang menunggak angsuran kendaraan, kini perlu waspada. Karena ada modus baru dengan gaya bujuk rayu, yang diduga melibatkan oknum debt collector (DC) dan sebuah perusahaan pembiayaan (Finance), dan telah berkeliaran di Pantura Barat Jateng.

Hal itu terungkap setelah korban berinisial Cr (60), yang bermata pencaharian sebagai nelayan, beralamat di Jl Brawijaya Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, melaporkan kasus yang dialaminya di Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian Polres Tegal Kota, Jumat (23/1).

Di sebut modus alus, karena cara-cara pelaku dalam menyita atau mengambil kendaraan korban, berbeda dengan kawanan DC yang kerap berbuat kasar, terhadap debitur atau nasabah perusahaan leasing yang menunggak angsuran kendaraan. Modus baru itu, menggunakan cara bujuk rayu, hingga korban terlena kendaraannya telah di bawa kabur pelaku.

Kasusnya terjadi setahun lalu, atau pada Januari 2025. Tapi baru di laporkan ke Polres Tegal Kota, pada Jumat 23 Januari 2026. Di hadapan penyidik Unit II Satreskrim Polres Tegal Kota, korban di dampingi salah satu kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Tata Adiwinoto and Co, menceritakan kronologi kejadiannya. Secara garis besar, korban saat itu tengah berada di sebuah warung makan di kawasan wisata Pantai Muarareja. Dia di datangi seorang laki-laki yang tidak di kenalnya, dan mengaku dari Semarang.

BACA JUGA :  Kantor KPUD dan Bawaslu Kota Tegal Terus Dipantau

Laki-laki itu mengatakan, jika korban selaku debitur sebuah perusahaan pembiayaan, telah menunggak angsuran mobil Toyota Rush 1.5 S A/T GR warna putih nopol G-1165-RE, selama dua bulan. Jika ingin memperkecil jumlah angsuran agar lebih ringan, orang itu menawarkan promo akhir tahun.

Menyediakan Uang

Karena korban khawatir, selanjutnya menghubungi anaknya berinisial Lk, untuk datang ke warung makan di kawasan wisata Pantai Muarareja. Di warung itu, Lk kemudian menghubungi suaminya untuk menyediakan uang untuk melunasi tunggakan mobil.