TEGAL, smpantura – Pemerintah Kota Tegal, menyiapkan rencana pembangunan polder atau kolam retensi baru untuk mengatasi persoalan banjir dan rob yang kerap melanda kawasan Perumahan Pondok Martoloyo dan Jalan Timor Timur, Kelurahan Panggung.
Polder tersebut di rencanakan di bangun di wilayah Kelurahan Panggung, tepatnya di sisi timur Kali Anyar.
Pelaksana tugas Kepala DPUPR Kota Tegal, Heru Prasetya mengatakan, pembangunan polder menjadi bagian penting dari penanganan banjir secara menyeluruh di kawasan Perumahan Martoloyo.
“Garis besarnya memang berada di kawasan Perumahan Martoloyo. Di sana di butuhkan penanganan serius. Salah satunya perbaikan talud yang jebol dan pembangunan polder,” ujar Heru, usai mendampingi Komisi III DPRD Kota Tegal dalam kunjungan lapangan, Rabu 4 Februari 2026.
Menurut Heru, selama ini persoalan banjir tidak bisa di selesaikan hanya dengan meninggikan tanggul. Kondisi di lapangan justru menunjukkan terjadinya persaingan ketinggian tanggul antarwilayah. Sehingga area yang lebih rendah menjadi terdampak genangan.
“Yang terjadi hari ini adalah tinggi-tinggian tanggul. Siapa yang paling rendah, itu yang kena imbas,” ungkap Heru.
Anggaran
DPUPR merencanakan pembangunan polder dengan luas sekitar 5.000 meter persegi. Untuk merealisasikan proyek tersebut, di butuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar.
Meski demikian, Heru mengakui saat ini belum tersedia alokasi anggaran pada tahun berjalan.
“Mau tidak mau dan tidak boleh di tawar, perbaikan dan pembangunan ini harus di lakukan. Hanya saja untuk tahun ini belum ada penganggaran. Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi prioritas,” jelas Heru.


