Apa Itu Daun Komfrey? Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

TEGAL, smpantura – Daun komfrey di kenal sebagai salah satu tanaman herbal yang telah lama di manfaatkan dalam pengobatan tradisional. Di lansir dari GoodDoctor.com, tanaman dengan nama ilmiah Symphytum officinale L. ini umumnya tumbuh di padang rumput lembap di kawasan Eropa, Asia, dan Amerika Utara. Daunnya berbentuk memanjang dan kerap di sebut sebagai blackwort atau “daun rajut tulang” karena secara tradisional di percaya membantu mengatasi masalah pada tulang dan persendian.

Daun komfrey mengandung sejumlah senyawa aktif. Salah satunya allantoin, yang berperan dalam merangsang pembentukan sel kulit baru serta membantu mengurangi peradangan. Kandungan tersebut membuat daun komfrey sering di manfaatkan sebagai obat tradisional. Di antaranya untuk membantu mempercepat penyembuhan luka, memar, serta meredakan nyeri sendi dan otot.

Namun demikian, di balik manfaatnya, daun komfrey juga menyimpan risiko kesehatan. Tanaman ini mengandung zat berbahaya bernama pyrrolizidine alkaloids (PAs), yang dapat terserap melalui kulit dan berpotensi menumpuk di dalam organ hati. Jika di konsumsi, zat tersebut di ketahui dapat menyebabkan kerusakan hati, meningkatkan risiko kanker, hingga berakibat fatal.

BACA JUGA :  Kampung Seni Tegal Pentaskan 'Awak Abang' di Indraja Fest Vol

Efek samping yang dapat muncul akibat penggunaan daun komfrey antara lain nyeri atau gangguan pada lambung, hilangnya nafsu makan, tubuh terasa lemas, pembesaran hati, hingga berkurangnya jumlah urine. Atas dasar risiko tersebut, sejumlah negara telah melarang penggunaan daun komfrey untuk konsumsi. Meskipun pemanfaatannya dalam pengobatan tradisional telah di kenal sejak lama.

Masyarakat pun di imbau untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan daun komfrey dan tidak mengonsumsinya secara sembarangan. Serta mempertimbangkan aspek keamanan kesehatan sebelum memanfaatkan tanaman herbal ini. (**)