Andong Merah, Tanaman Hias yang Dimanfaatkan sebagai Jamu Tradisional

TEGAL, smpantura – Andong merah di kenal luas sebagai tanaman hias yang mudah di jumpai di pekarangan rumah. Ciri khasnya terletak pada daun berwarna merah keunguan yang mencolok. Namun, di balik tampilannya yang indah, tanaman ini juga menyimpan manfaat kesehatan yang telah lama di manfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Sejak dahulu, andong merah di gunakan sebagai bahan jamu alami. Bagian tanaman yang paling sering di manfaatkan adalah daun dan bunganya. Dalam praktik tradisional, andong merah di percaya membantu meredakan nyeri lambung, mengatasi radang gusi, serta mempercepat penyembuhan luka ringan.

Daun andong merah umumnya di olah dengan cara direbus, lalu air rebusannya di minum sebagai ramuan herbal. Kandungan senyawa alami seperti flavonoid dan tanin di dalamnya di ketahui memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan serta membantu meredakan peradangan.

BACA JUGA :  Komunitas Pemuda Karya Gelar Turnamen Bola Voli di Tegal

Selain itu, andong merah juga memiliki sifat antibakteri yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mulut dan saluran pencernaan. Meski demikian, pemanfaatannya tetap perlu di lakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Andong merah sebaiknya di gunakan sebagai pendamping perawatan kesehatan, bukan sebagai pengganti pengobatan medis.

Dengan khasiat yang beragam dan perawatan yang relatif mudah, andong merah layak di kenalkan kembali sebagai tanaman herbal keluarga. Pemanfaatannya juga menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan jamu tradisional yang telah di wariskan secara turun-temurun. (**)