“Artinya kami dianggap sebagai saudara jauh, tetapi tetap di hati. Kami berharap ke depan ada lebih banyak kerja sama, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan, untuk kemajuan Desa Bagelen,” ujarnya.
Gubernur Ahmad Luthfi mengaku bangga dapat berkunjung langsung ke Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Menurutnya, sebagai desa transmigran, Bagelen menunjukkan perkembangan yang positif, dengan masyarakat yang dahulu datang sebagai perintis kini hidup sejahtera bersama generasi penerusnya.
“Saya ingin nlusup sejarah, karena di Lampung ini sekitar 60 persen warganya berasal dari Jawa, terutama Jawa Tengah. Saya melihat warga transmigran di sini sudah makmur,” ujar Ahmad Luthfi didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.
Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa berbicara tentang desa sejatinya adalah berbicara tentang jati diri. Ia menegaskan hal itu karena dirinya juga tumbuh dari lingkungan kampung. Karena itu, ia mengajak warga Desa Bagelen untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap desanya sendiri.
Ia berharap Desa Bagelen terus berkembang menjadi desa yang gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja, sejahtera secara ekonomi, rukun dalam kehidupan sosial, serta lestari nilai-nilai budayanya.
Ahmad Luthfi juga berpesan kepada masyarakat asal Jawa Tengah di perantauan, khususnya para transmigran, agar terus mampu beradaptasi dan menyatu dengan lingkungan tempat mereka tinggal. Ia menilai, warga yang telah puluhan tahun bermukim di tanah transmigrasi, bahkan hingga melahirkan generasi baru, telah membangun komitmen kuat untuk menetap dan membesarkan daerah tersebut.


