Tegal  

Polres Tegal Kota Sambangi Sekolah, Prihatin Usia Produktif Jadi Rawan Kecelakaan

TEGAL, smpantura – Prihatin dengan kondisi usia produktif 15-40 tahun rawan terlibat kecelakaan, membuat jajaran Polres Tegal Kota, berupaya maksimal melakukan pencegahan, dengan memperkuat edukasi aturan lalu lintas di sekolah.

Salah satu sekolah yang di sasar adalah SMAN 1 Kota Tegal. Wakapolres Tegal Kota Kompol Wahdah Maulidiawati, bersama Kasatlantas AKP Suyit Munandar beserta personel jajarannya, menyambangi sekolah itu, Senin (9/2).

Wakapolres Tegal Kota yang di daulat menjadi Inspektur Upacara Bendera pada Senin pagi. Ia menyampaikan beberapa hal penting berkait pentingnya pembentukan karakter dan disiplin berlalu lintas sejak usia sekolah. Ini guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.

”Kecelakaan lalu lintas bukan sesuatu yang tidak dapat di cegah. Dengan disiplin, kepatuhan, dan kesadaran bersama, keselamatan di jalan raya dapat terwujud,” tandas Kompol Wahdah.

Wakapolres Tegal Kota mengungkapkan, data kecelakaan lalu lintas Polres Tegal Kota sepanjang 2020–2025, menunjukkan mayoritas korban berasal dari kelompok usia produktif 15–40 tahun. Dan ini cenderung meningkat setiap tahun. Karena itulah lewat kegiatan Operasi Keselamatan Candi 2026, yang di gelar selama 14 hari, sejak tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026, akan terus mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Serta penegakan hukum yang humanis dan edukatif.

BACA JUGA :  Ketua Umum Fatayat NU Soroti Peran Perempuan di Tengah Dilema Sosial

Sejak Dini

Di sisi lain, lanjut dia, pendidikan dan pemahaman tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara perlu ditanamkan sejak dini kepada para pelajar. Antara lain, melalui kegiatan sosialisasi yang digelar hari itu, pemahaman pelajar berkait aturan lalu lintas, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, bahwa dengan kedisiplinan, tertib dan patuh, keselamatan telah menjadi hal paling utama.