Misteri Makam Dawa Galuh Timur, Dari Makom Hingga Bukti Kerajaan Tua di Brebes

BREBES, smpantura – Sebuah bangunan berbentuk limas, berdiri di tengah makam umum. Di dalamnya, terdapat makam besar berukuran 7×4 meter, tanpa nisa. Ya, warga setempat menyebutnya Makam Dawa (panjang-red).

Makam Dawa ini, terletak di ujung Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Siapa sangka, makam ini ternyata menjadi bukti keberadaan sebuah kerajaan tua di Kabupaten Brebes.

Makam ini masih terawat baik. Suasana di komplek makam ini, rindang dengan di kanan kirim pohon besar. Masyarakat setempat masih rutin melestarikan tradisi di makam tua ini. Bahkan, setiap satu Suro masyarakat menggelar acara tawasulan di Makam Dawa. Meski terlihat seperti makam pada umumnya, namun Makam Dawa ini masih banyak menyimpan misteri.

Sejarah Makam Dawa

Juru Kunci Makam Dawa, Mbah Yusuf menuturkan, jika Makam dawa ini merupakan Makom dari Syeh Bayanilah. Beliau adalah penyiar agama islam, khususnya di wilayah Galuh Timur. Beliau merupakan paman dari Syekh Sayid Ahmad, menantu Prabu Siliwangi.

Namun sebagian lagi percaya, bahwa makam itu merupakan makam Raden Raksamuka atau Dharmawangsa. Beliau merupakan Raja ke-4 di Kerajaan Galuh Timur. Untuk raja pertama bernama Dharmagati. Raja keduanya, Dharmayuda atau Bandayuda. Kemudian raja ketiga adalah Dharmaguna, dan yang kelima adalah Kertawangsa.

BACA JUGA :  Sujud Saat Bangun Tidur Bisa Sembuhkan Sakit Kepala, Ini Caranya

“Makam Dawa ini, salah satu bukti adanya sebuah kerajaan yang pernah berjaya di Galuh Timur. Di makam ini juga tersimpan banyak pusaka,” ungkap Mbah Yusuf yang juga mantan Kepala Desa Galuh Timur ini.

Masih menurut Mbah Yusuf, Galuh Timur ini merupakan kerajaan tua. Berdiri pada tahun 612 M , di zaman Aria Bangah. Namun hingga kini masih banyak menyimpan misteri. Termasuk, bekas keraton kerajaan yang hingga sekarang belum ditemukan. Di Galuh Timur ini, juga menjadi titik perbatasan antara kerajaan Majapahit dan Padjajaran. Tepatnya, di Sunga Belang.

Menyimpan Misteri

“Kerajaan Galih Timur ini berdiri di tahun 612 Masehi. Ini berdasarkan hasil penelitian sebuah universitas. Kami yakin ini, bahkan saya sampai sekarang masih mencari titik bekas keraton Kerajaan Galuh Timur ini,” paparnya.