SLAWI, smpantura – Bencana alam tanh bergerak menyisakan kesedihan dan trauma pada anak- anak warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.
Hal ini menjadi perhatian Polisi Wanita (Polwan) Polres Tegal. Untuk memulihkan luka batin anak- anak, Polwan Polres Tegal mengadakan kegiatan trauma healing pada Kamis (5/2/2026).
Kegiatan yang di laksanakan di lokasi pengungsian tersebut bertujuan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana.
Dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati, para Polwan mengajak anak-anak untuk bermain, bernyanyi, dan bertepuk tangan. Serta berinteraksi secara langsung sehingga tercipta suasana ceria, aman, dan penuh kehangatan.
Melalui metode sederhana dan komunikatif, Polwan Polres Tegal berupaya mengalihkan rasa takut dan kecemasan anak-anak akibat bencana. Sekaligus membangun kembali rasa percaya diri dan semangat mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo menyampaikan, kegiatan trauma healing ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Khususnya dalam memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak yang rentan mengalami trauma pascabencana alam.
Masyarakat Desa Padasari menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polwan Polres Tegal. Di harapkan melalui kegiatan trauma healing ini, anak-anak dapat berangsur pulih secara emosional serta kembali ceria dan bersemangat. (**)


