Slawi  

Bupati Tegal Usulkan Pengelolaan Sumber Air Panas Guci Dilakukan Secara Kolaboratif 

BOGOR, smpantura – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman memanfaatkan momentum Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang di gelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor , Senin (2/2/2026) untuk melakukan koordinasi dengan Wakil Menteri Kehutanan terkait isu kebencanaan dan pengelolaan kawasan wisata Guci.

Pada pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan aspirasi masyarakat terkait Pancuran 13. Yang sebelumnya dapat di nikmati secara gratis saat masih di kelola oleh Pemerintah Kabupaten Tegal.

Aspirasi tersebut di sambut baik oleh Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tegal juga telah menunjukkan surat resmi yang telah di sampaikan kepada Kementerian Kehutanan. Dan di tembuskan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Tegal dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Selain itu, Bupati Tegal turut menyampaikan usulan terkait pengelolaan sumber air panas Guci yang saat ini berada di bawah kewenangan PSDA agar ke depan dapat di lakukan secara kolaboratif bersama BUMD. Baik PDAM Kabupaten maupun PDAB Provinsi.

BACA JUGA :  Meresahkan, Tiga Warung Aceh di Bojong Tegal Dibubarkan Paksa Warga

“Kami berharap pengelolaan potensi wisata Guci, termasuk sumber air panas, dapat di lakukan secara kolaboratif agar lebih tertata, optimal. Dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Terakhir ia menuturkan, ke depan, Pemerintah Kabupaten Tegal juga merencanakan pembangunan reservoir serta jaringan pipa transmisi guna menata distribusi air panas optimal, dan berkelanjutan. Sehingga mampu mendukung pengembangan kawasan wisata Guci secara terencana serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.