Tegal  

Modus Mengamen, Pelaku Curanmor Beraksi di Kota Tegal

BARANG BUKTI : Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, didampingi Wakapolres Kompol Yulius Herlinda, dan Kasat Reskrim AKP Eko Setibudi Pardani, menunjukkan barang bukti empat unit sepeda motor hasil curian, yang diamankan, Rabu (28/1).

TEGAL, smpantura – Waspadalah, jika ada pengamen yang gerak-geriknya mencurigakan. Karena kini telah terungkap seorang pengamen berinisial BA (24), dan di duga menjadi otak pencurian empat unit sepeda motor di sejumlah lokasi, di Kota Tegal.

Modusnya saat siang hari, pelaku sambil mengamen, diam-diam memantau situasi dan kondisi perkampungan dan rumah warga. Kemudian memanfaatkan situasi dan kondisi perkampungan yang sepi, dan saat kendaraan yang di incar, berada di dalam rumah.

Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) itu terungkap, Sat Reskrim Polres Tegal Kota, menindaklanjuti laporan kasus pencurian sepeda motor. Pencurian itu terjadi di Jl Blanak No 43, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, sekitar pukul 03.30, Sabtu (10/1).

Saat itu sepeda motor Honda Scoopy warna cokelat hitam G-2817-QN milik Siti Khotimah (47), yang berada di dalam rumah, dan kunci kontaknya menggantung di sepeda motor keluaran tahun 2019.  ”Jadi pelaku dengan mudah membawa kabur sepeda motor ini,” terang Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, di dampingi Wakapolres Kompol Yulius Herlinda, Kasat Reskrim AKP Eko Setibudi Pardani dan Kasatres Narkoba AKP Ade Priatna, saat Konferensi Pers, Rabu (28/1).

BACA JUGA :  Camat dan Wakapolres Turun Tangan Pasang Bendera Merah Putih

Dari pengembangan penyidikan dan penyelidikan laporan kasus itu, sepeda motor ternyata telah di kuasai seorang pengamen rekan BA, berinisial AE (21). Dia yang merupakan warga Dusun Kedungilang RT 6 RW 3, Kelurahan Karangturi, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.

Terang Benderang

Dari pengakuan AE itulah, akhirnya kasus terungkap lebih terang benderang. Karena AE mengaku mendapatkan motor curian itu dari BA, yang di duga menjadi pelaku curanmor sesungguhnya, dan selama ini menjadi rekan mengamennya di Kota Tegal.